Cara Memenuhi Kebutuhan Nutrisi Lansia

Setiap manusia yang memasuki usia lansia pada umumnya akan mengalami masalah yang sama yaitu mulai hilang atau berkurangnya nafsu makan dan beberapa kasus hanya menurunkan porsi yan di makan hal tersebut …

6  Hal yang harus diperhatikan sebelum membeli mobil bekas

Untuk beberapa alasan, kadang membeli mobil bekas juga bisa dijadikan ide pilihan yang baik. Terlebih memang kebanyakan tidak semua orang mampu membeli mobil baru. Apalagi untuk orang – orang yang masih …

4 Efek Kesehatan Akibat Salah Pilih Botol Susu

Susu merupakan asupan nutrisi yang wajib diberikan pada bayi sejak ia lahir ke dunia, khususnya ASI. Namun, ada beberapa ibu yang mengeluhkan produksi ASI kurang optimal disebabkan banyak faktor seperti kesehatan, …

Beli Asuransi Jiwa, Hindari 7 Kesalahan Umum oleh Pemula
0 Comments

Asuransi jiwa itu penting, terutama jika kamu sudah mempunyai tanggungan keluarga. Namun, masih banyak orang yang membuat kesalahan saat beli asuransi jiwa. Padahal, asuransi jiwa adalah salah satu kunci membangun keuangan keluarga yang sehat.

Jadi, baiknya bagaimana? Coba mengerti dulu apa itu asuransi jiwa.

 

Pengertian Asuransi Jiwa

 

Asuransi jiwa adalah pengalihan risiko kematian atau Cacat, Total, dan Tetap kepada perusahaan asuransi. Jika pihak yang diasuransikan meninggal dunia karena risiko apa pun, keluarga akan diberikan santunan tunai untuk membantu finansial keluarga yang terguncang.

Karena itu, umumnya hanya pencari nafkah atau orang tua yang memiliki asuransi jiwa. Dengan begitu, kelangsungan hidup anak-anak bisa terjamin walau pun sesuatu terjadi pada orang tua.

 

Apa Saja Jenis Asuransi Jiwa?

 

Ada 3 jenis asuransi jiwa paling umum di Indonesia, yaitu asuransi jiwa murni yang dibagi lagi menjadi asuransi term life atau berjangka dan asuransi whole life atau seumur hidup, serta asuransi unit link.

Berikut penjelasannya:

  1. Asuransi Murni. Asuransi jiwa murni berarti jenis asuransi jiwa yang sama sekali tidak mengandung unsur investasi. Asuransi murni dibagi menjadi term life (berjangka), di mana asuransi hanya berlaku hingga usia tertentu, dan whole life (seumur hidup) yang biasanya berlaku hingga usia 99-100.
  2. Asuransi unit link, yaitu asuransi yang mengandung unsur investasi di dalamnya.

Nah, setelah mengetahui apa itu asuransi jiwa dan jenis asuransi yang ada, apa sih kesalahan umum yang dibuat pemula?

 

5 Kesalahan Saat Membeli Asuransi Jiwa

 

Ada 5 kesalahan yang umum dibuat pemula saat beli asuransi jiwa, antara lain:

  1. Manfaat Asuransi Tidak Sesuai Kebutuhan
  2. Fokusnya Lebih Investasi Daripada Perlindungan
  3. Belum Butuh Asuransi Jiwa
  4. Kekeliruan Memilih Tertanggung
  5. Tidak Membaca Polis dengan Teliti

Yuk, bahas satu per satu!

1. Manfaat Asuransi Tidak Sesuai Kebutuhan

Kebutuhan asuransi setiap orang berbeda. Jika dibandingkan kamu hanya punya tanggungan yaitu pasangan atau kamu punya tanggungan pasangan dan 2 anak, maka tentu manfaat yang diperlukan akan berbeda.

Semakin banyak tanggungan, kamu perlu semakin banyak manfaat.

Bagaimana cara menghitung kebutuhan manfaat asuransi kamu? Cukup mudah, kok. Kamu hanya perlu menghitung pengeluaran dalam sebulan, kemudian kalikan 100. Itulah nilai santunan asuransi jiwa yang ideal untuk kamu.

Contoh: Pengeluaran keluarga kamu (termasuk kamu, pasangan, dan 2 anak) itu Rp8 Juta per bulan. Maka santunan asuransi jiwa kamu idealnya Rp 800 Juta. Jika kamu masih lajang dan pengeluaran kamu Rp5 Juta per bulan, maka santunan idealnya adalah Rp 500 Juta.

Karena itu, pastikan Manfaat Asuransi kamu tidak kurang ya.

2. Fokusnya Lebih Investasi Daripada Perlindungan

Kadang orang masih menganggap asuransi sebagai investasi, terutama jika memilih asuransi unit link. Karena itu, mereka mencari produk asuransi yang memberikan uang walau tidak ada klaim.

Padahal produk yang seperti itu biasanya:

  • Preminya lebih mahal;
  • Manfaatnya lebih kecil; serta
  • Mempunyai risiko kerugian dalam investasi.

Karena itu, ada baiknya jika kamu berfokus pada asuransi murni saja. Jika kamu ingin berinvestasi, maka kamu bisa melakukannya dengan mencari instrumen investasi yang lainnya.

3. Belum Butuh Asuransi Jiwa

Tujuan asuransi jiwa bukan untuk melindungi kamu, tetapi Ahli Waris (keluarga) kamu. Artinya asuransi jiwa hanya diperlukan jika kamu sudah mempunyai orang yang secara finansial bergantung pada kamu.

Jika kamu masih muda dan belum punya tanggungan, maka kamu belum butuh asuransi jiwa.

Alternatifnya, kamu bisa mencoba untuk menguatkan pondasi keuangan kamu melalui dana darurat dan/atau asuransi kesehatan, yang semua orang butuhkan. Jika sudah mempunyai dua itu, kamu baru bisa terjun ke dunia investasi.

4. Kekeliruan Memilih Tertanggung

Di dalam dunia asuransi, Tertanggung adalah orang yang mengalihkan risikonya ke perusahaan asuransi. Dalam kasus asuransi jiwa, jika Tertanggung meninggal, maka Ahli Waris dari Tertanggung akan mendapatkan santunan.

Karena itu, dalam keluarga penting untuk memilih Tertanggung yang benar. Idealnya Tertanggung adalah pencari nafkah atau sumber penghasilan keluarga.

Jika suami atau istri yang bekerja, maka orang tersebut butuh 1 asuransi jiwa. Jika keduanya bekerja, maka keduanya akan butuh 2 asuransi jiwa. Namun, jika anak sudah bekerja dan orang tua sudah pensiun, maka anak akan butuh asuransi jiwa.

5. Tidak Baca Polis dengan Teliti

Membaca polis memang terdengar membosankan, tapi ada baiknya jika kamu membaca terlebih dahulu. Selain dari premi dan manfaat asuransi, berikut hal yang perlu kamu perhatikan dalam polis:

  • Tenggat waktu klaim asuransi;
  • Masa pertanggungan (berlaku sampai kapan);
  • Pengecualian (risiko yang tidak ditanggung perusahaan); serta
  • Masa tunggu (rentang waktu sebelum proteksi asuransi aktif).

Tips Utama: Beli Asuransi Online

 

Asuransi online biasanya menyediakan produk asuransi jiwa termurah dengan manfaat terbesar. Sebagai contohnya saja, asuransi online Super You by Sequis Online.

Dengan hanya mulai dari Rp33.000 per bulannya, kamu bisa mendapatkan manfaat hingga Rp1.5M per Tertanggung. Tentunya, premi masih dipengaruhi oleh usia kamu ya.

Dengan memilih asuransi yang tepat, kamu bisa memberikan perlindungan yang maksimal juga untuk keluarga. Karena itu, yuk lindungi mereka yang kamu kasihi dengan Super You!