Mengapa Harus Menggunakan Aplikasi Laporan Keuangan UMKM

Memantau kesehatan keuangan bisnis Anda memungkinkan Anda membedakan antara kegagalan dan keberhasilan bisnis sehingga Anda dapat melihat kesehatan keuangan bisnis Anda dalam laporan keuangan perusahaan. Tetapi di zaman modern, Anda tidak …

6 Upaya Pelestarian Lingkungan Hidup dari Rumah Sendiri

Menjaga lingkungan hidup bisa dimulai dari diri sendiri. Anda bisa memulainya dari lingkungan terdekat yaitu rumah Anda sendiri. Tentu ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mendukung upaya pelestarian lingkungan hidup …

2 Tips Simple Memilih Asuransi Kesehatan Terbaik

Sebelum menentukan pilihan terhadap asuransi kesehatan memang kita perlu pertimbangan yang benar-benar matang, untuk siapapun itu asuransinya baik untuk diri sendiri, keluarga, teman atau kerabat dekat lainya. Memilih asuransi bukan hanya …

Gejala Alergi Dingin dan Debu Pada Anak
0 Comments

Kadang udara dingin bisa membuat si kecil tidak nyaman dan menjadi sulit tidur. Ini juga dapat membuat kulit si kecil menjadi merah dan gatal. Bisa saja ini merupakan gejala dari alergi dingin dan debu. Anda bisa memahami gejalanya lebih lanjut sehingga bisa segera memberikan penanganan yang tepat.

Apa Itu Alergi Dingin?

Alergi dingin juga dikenal dalam dunia medis sebagai urtikaria. Ini sebenarnya bukan penyakit namun merupakan gangguan reaksi dikarenakan udara dingin. Bahkan terkena air dingin juga bisa memicu timbulnya alergi termasuk konsumsi makanan dan minuman tertentu. Gejala yang dialami oleh setiap orang berbeda-beda bisa gejala ringan bahkan hingga gejala yang parah.

Biasanya anak yang memiliki alergi debu juga memiliki alergi dingin dengan gejala seperti pilek, bersin, gatal pada beberapa bagian tubuh, dan juga mudah merasa lelah. Alergi dingin ini berbeda dengan masuk angin.

Gejala Alergi Dingin

  1. Kulit kemerahan dan gatal-gatal

Orang yang mengalami alergi dingin dan debu bisa merasakan gatal-gatal pada kulit dan juga kemerahan sehingga anak menjadi kurang nyaman bahkan bisa menimbulkan luka dan iritasi apabila anak menggaruknya terus. Ini juga membuat si kecil menjadi lebih sulit

  1. Bengkak pada area yang terpapar

Pada area yang terpapar juga bisa terjadi pembengkakan. Misalnya ketika anak memegang sesuatu yang dingin seperti gelas yang berisi es batu, tangannya bisa saja menjadi bengkak dan merah. Ini juga terjadi pada area tubuh lain yang terpapar suhu dingin terutama yang tidak tertutup oleh kain.

  1. Bibir membengkak

Bibir juga bisa membengkak apalagi ketika anak minum minuman dingin atau yang ditambahkan es. Bibir akan membengkak setelah menelan makanan dingin. Apabila anak Anda memiliki gejala yang timbul seperti kulit bengkak, kemerahan, gatal, pilek setelah minum atau makan yang dingin maka sebaiknya hindari makanan dan minuman tersebut.

  1. Hipotensi

Hipotensi merupakan tekanan darah rendah yang dapat terjadi jika anak mengalami gejala alergi dingin yang sangat parah hingga membutuhkan penanganan khusus. Anak bisa saja hilang kesadaran dan harus segera mendapatkan pertolongan medis.

  1. Anafilaksis

Penyakit ini bisa mendorong gejala menjadi semakin parah dari yang seharusnya. Apabila ini terjadi maka dapat menimbulkan reasi yang parah di sekujur tubuh misalnya detak jantung yang lebih cepat, bengkak, syok, bahkan hingga pingsan.

  1. Sulit bernapas

Anak juga bisa mengalami kesulitan bernafas apabila mengalami alergi dingin bahkan hingga pembengkakan tenggorokan dan lidah yang membuat anak semakin sulit mendapatkan oksigen.

Apabila anak memiliki gejala-gejala tersebut, maka segeralah bawa anak untuk diberikan pemeriksaan lebih lanjut apakah mengalami alergi dingin dan debu serta bisa langsung mendapatkan penangangan yang tepat. Untuk membantuk menjaga kesehatan si kecil, Anda bisa memberikan susu formula SGM dari www.generasimaju.co.id agar kebutuhan nutrisinya terjaga.