Tips Cepat Belajar Bahasa Inggris, Dijamin Ampuh!

Belajar tidak pernah memandang usia, siapa pun bisa belajar dan mulai dari mana saja. Bagi kamu yang masih kesulitan belajar bahasa Inggris, tenang! Ada sejumlah tips cepat belajar bahasa Inggris yang …

Pengertian Wisata Ramah Difabel, Apa Ya Itu?

Banyak orang atau pengelola wisata yang mungkin tidak pernah terpikirkan, bahwa teman difabel juga berhak untuk menikmati liburan di tempat wisata yang aman bagi mereka. Oleh karena itu Kementrian Pariwisata dan …

Hp Vivo Terbaik 2021, Layak Dimiliki.

Hp Vivo Terbaik 2021, Layak Dimiliki. Ada yang suka gonta-ganti hp baru? Kebiasaan seperti ini memang lumrah dilakukan sebagian orang. Tujuannya macam-macam, untuk mengetahui masing-masing performa hp hingga urusan peningkatan gaya …

Wisata Ramah Difabel
0 Comments

Banyak orang atau pengelola wisata yang mungkin tidak pernah terpikirkan, bahwa teman difabel juga berhak untuk menikmati liburan di tempat wisata yang aman bagi mereka. Oleh karena itu Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif meluncurkan program fasilitas ramah difabel

Pengertian Ramah Difabel

Dilansir dari situs kemenparekraf.go.id, destinasi wisata ramah difabel memiliki arti sebagai tempat wisata yang sangat memperhatikan kebutuhan para penyandang difabel yang akan berkunjung ke lokasi wisata tersebut.

Oleh karena itu sudah menjadi kewajiban para stakeholders dan juga pengelola wisata untuk menyediakan beberapa fasilitas umum untuk memudahkan para difabel saat berkunjung ke lokasi wisata. Fasilitas umum tersebut harus disediakan agar para difabel tetap nyaman dan aman saat berwisata.

Untuk dapat disebut sebagai destinasi wisata yang mempertimbangkan kebutuhan difabel, ada beberapa fasilitas yang harus ada di tempat wisata tersebut.

Fasilitas Ramah Difabel yang Harus Disediakan Pengelola Wisata

  1. Tempat Parkir Khusus Kendaraan Difabel

Kendaraan difabel tentu berbeda dengan kendaraan orang pada umumnya sehingga tidak bisa dijadikan satu lokasi. Beberapa difabel menggunakan kendaraan yang memang didesain khusus untuk mereka bergerak seperti kursi roda, motor yang sudah didesain sedemikian rupa dan sebagainya.

Saat mereka memarkirkan kendaraannya tentu membutuhkan ruang yang luas supaya leluasa bergerak. Selain itu untuk memudahkan mobilisasi, sebaiknya lokasi tempat parkir berada dekat dengan pintu masuk destinasi wisata agar mereka tidak perlu parkir dari tempat yang terlalu jauh.

Hal ini karena biasanya difabel yang memarkirkan kendaraannya akan menggunakan alat bantu berupa kaki palsu atau tongkat untuk berjalan. Lengkapi pula tempat parkir tersebut dengan simbol parkir agar mudah ditemukan.

  1. Jalur Khusus Difabel

Fasilitas berikutnya yang harus ada bagi para difabel adalah jalur khusus difabel. Jalur yang dikenal dengan istilah ramp ini haruslah disediakan di sepanjang jalur wisata. Pembangunan ramp tidak boleh melebihi kemiringan 7 derajat. Sementara panjang ramp maksimal adalah 900 cm.

Apabila ramp memiliki panjang lebih dari 900 cm, maka harus dibangun bordes sebagai tempat istirahat di setiap 9 m. Permukaan datar yang ada juga tidak boleh licin saat terkena air hujan dengan cara menambahkan struktur di atasnya.

Di samping ramp juga sebaiknya memiliki pegangan rambatan untuk membantu tuna daksa berjalan saat tidak bersama pemandu. Ramp juga harus dilengkapi pencahayaan supaya tetap bisa digunakan ketika malam hari.

  1. Lokasi Pembelian Tiket

Sebaiknya ada satu tempat pembelian tiket yang didesain lebih luas dan tanpa pagar penghalang dibandingkan loket tiket lainnya. Hal ini mengingat kebanyakan tempat pembelian tiket disertai oleh pembatas yang sempit hingga menyulitkan difabel untuk ikut mengantri membeli tiket.

  1. Toilet Khusus Difabel

Sediakan satu tempa tkhusus toilet difabel dimana para difabel tetap mudah untuk pergi ke toilet. Toilet untuk difabel harus memiliki pintu yang lebar agar pengguna kursi roda bisa masuk ke dalam toilet tersebut bersama kursi rodanya.

Toilet duduk yang tersedia juga harus memiliki sandaran. Selain itu, sebaiknya pada toilet dilengkapi oleh pegangan agar difabel mudah saat bergerak.

  1. Lift Khusus Difabel

Fasilitas berikutnya yang harus ada pada destinasi wisata yang mengusung konsep ramah terhadap difabel adalah lift khusus. Kamu mungkin pernah pergi ke fasilitas umum seperti rumah sakit atau spot wisata yang menyediakan lift dengan ukuran jauh lebih besar dari lift biasa.

Lift yang berukuran besar ini didesain khusus untuk difabel pengguna kursi roda supaya bisa masuk ke dalam beserta kursi rodanya. Lift khusus difabel ini juga bertujuan supaya para difabel lebih mudah mobilisasi saat di tempat wisata tanpa harus menaiki tangga yang tentu akan sangat menyulitkan.

  1. Mempunyai Sarana Komunikasi dan Informasi Khusus

Terakhir yang mungkin sering terlupakan oleh pengelola wisata adalah sarana informasi serta komunikasi khusus yang didesain untuk memudahkan para difabel. Sebaiknya ada satu orang petugas yang bisa berbahasa isyarat untuk memberi petunjuk dan bantuan kepada teman difabel tunarungu.

Selain itu sebaiknya terdapat papan informasi menggunakan huruf braile.

Para pengelola wisata dan para pejabat terkait sebaiknya segera berbenah dan menyediakan fasilitas umum khusus bagi difabel. Para difabel juga memiliki hak yang sama untuk dapat menikmati wisata dengan nyaman.

Metadeskripsi:

Tempat wisata ramah difabel sangat memperhatikan kebutuhan para penyandang difabel yang berkunjung ke lokasi wisata agar tetap nyaman dan aman.